Minggu, 31 Agustus 2014

Long Time

hampir 1 tahun udah gak ngepos lagi, hehe. biasanya blog ini emang cuma buat jadi diary aja..
iseng2 semalem kepo kepo nama temen temen dari SD sampe SMA. search aja namanya di google dan,, duarrr...!!!! ketemu semua, haha. ada yang udah sukses banget. ada yang udah keliling dunia. congrats all :) ada yang masih meraih mimpinya juga. pokoknya sukses buat kalian semua. baca-baca blog kalian juga jadi inget masa lalu, hehe. gak nyangka klo dulu se "alay" itu. but, we have to face all the process.
ada temen yang udah menghilang dan setekah kepo kepo aku tau alasan mereka menghilang dan cukup memaklumi. and, the last...sukses buat kalian semua my friends

Sabtu, 16 November 2013

Hai, malam hari..
kamu akan segera menutup hariku di hari ini. Aku harap, ketika bangun esok pagi..semuanya akan lebih indah dan aku memiliki hari yang jauh lebih baik dari hari ini.
Terkadang..
aku merasa sangan amat tidak kuat untuk menghadapi ini semua
aku merasa tidak mampu melewati ini, padahal sejak aku menginjakkan kaki di kota ini aku memiliki segalanya, aku memiliki segala yang aku impikan saat SMA. Aku memiliki hal-hal yang pada saat itu mustahil untuk terjadi di hidupku. Aku banyak bermimpi akan hal-hal yang mustahil bahkan aku menghayal akan hal-hal yang sangat lucu dan sayangnya, aku tidak banyak berharap hal itu akan terjadi karena aku berpikir bahwa hal itu hanyalah sebuah mimpi, jadi..aku tidak akan kecewa jika hal itu tidak pernah terjadi di hidupku. Tetapi..aku sadar, angin selalu mendengar hembusan bisik orang-orang yang berada di sekitarnya, malam selalu melihat manusia-manusia yang menangis dan memohon kepada Allah, dunia bagaikan berputar 360 derajat saat itu.
Hal-hal yang aku impikan dan tidak akan menjadi kenyataan semuanya terjadi, Yap...aku bahagia. begitu bahagia hingga terkadang aku lupa. Karena aku terlalu bahagia aku lupa akan sesuatu yang memberikan aku kebahagian ini. Aku merasa bahwa aku cukup kuat untuk bertahan di kota ini setidaknya hingga aku bisa mencpai cita-cita itu, Tapi....aku terlalu terlena, terlena akan kenikmatan sesaat. Karena semuanya telah sirna...
dan saat ini aku merasa tidak cukup kuat bertahan untuk beberapa tahun kedepan.
Semua kebahagian itu telah di ambil, okee..mungkin ini agak lebay tapi aku tidak bisa memberi tahu kebahagiaan seperti apa :P
kini..aku hanya bisa menyesal, aku menyesal karena begitu terlena. Seandainya saja sejak dulu aku tidak pernah terlena mungkin tidak akan begini akhirnya.
Dan sekarang,,,aku hanya bisa merenung, merenung akan kesalahan yang telah aku perbuat. Aku hanya bisa lebih mendekatkan diriku ini kepada Allah, lebih memperbaiki diri, Aku akan banyak belajar dan tidak menunda-nunda pekerjaan, Aku akan lebih banyak membaca buku dan aku akan lebih produktif lagi. Aku tidak akan berharap terlalu besar. Aku akan beruasaha ikhlas melepaskan. Aku hanya bisa berusaha sebaik mungkin dan Aku yakin Allah akan membalas semua ini. Hingga di saat yang tepat dan sejujurnya..yang aku inginkan saat ini adalah kembali ke rumah. Hanya di rumah aku tidak bisa merasakan kesedihan yang luar biasa seperti ini. Hanya di rumah aku bisa merasa lebih tenang
Aku suka...
Suka sekali melihat hujan di teras rumah, Aku suka...suka sekali mendengar kicauan burung di pagi hari, Aku suka..suka udara panas di rumah walau terkadang aku sering mengeluh tapi sungguh..aku mencintai saat itu, aku merindukan saat itu

Rabu, 06 November 2013

Ya Allah..jangan biarkan hamba menangis

Ya Allah..
Hamba mohon, kuatkanlah hamba. Kuatkanlah hati ini. Tolong jangan biarkan hamba menangis atas hal-hal yang tidak penting ini.
Ya Allah..
Buatlah agar segala yang menyakitkan ini menjadikan hamba lebih dewasa. Hamba cuma bisa sabar ya Allah, karena hamba yakin janjimu atas orang-orang yang sabar tidak pernah bohong. Karena hamba yakin akan ada kebaikan setelah semua ini.

Sakit banget sebenernya ngejalanin ini, tapi..Aku kuat ya Allah. Aku yakin karena aku gak pernah sendirian. Terimakasih ya Allah, karena engkau selalu ada, karena engkau tidak pernah meninggalkanku. Maaf, karena hambamu ini sering kali meninggalkanmu. seringkali ada padamu di saat hambamu ini butuh.

Dekatkanlah aku kepadamu ya Allah, dan jauhkanlah hambamu ini dari orang-orang yang merugikan. Jadikan. Terimakasih ya Allah..karena dengan mengingatmu hati ini menjadi tenang :')

Minggu, 03 November 2013

Indian Dream Catcher

Insians believed that dreams, both good and bad, descended from the night sky.
bad dreams were captured in a web and held there until the rays of the morning sun evaporated them.
good dreams supped through the web on to the dreamer -sweet dreams-

pertama kali liat Dream Catcher pas di film Twilight Saga, tapi lupa di seri apanya. Waktu itu liat gak ada feel sama sekali. Biasa aja. Gak tau kenapa pas liat film Heirs (Drama Korea) langsung suka, suka,, suka, suka banget.

kepercayaan menurut orang Indian bisa menangkal mimpi buruk. Itu sih..aku yakin cuma sekedar mitos aja. Tapi gak salah kan klo sekedar punya? hehe
Akhirnya aku jalan-jalan deh sama mba kos yang emang kebetulan suka K-pop juga, akhirnya kita nemuin Dream Catcher di Matos (Malang Town Square). Yaa...langsung aku beli trus aku gantung di deket jendela deket kasur, siapa tau aja beneran bisa nagkal mimpi buruk, hehe :P

Seneng banget liat bentuknya, lucu, apa lagi warnanya :') . Sebenernya ada alasan juga sih beli Dream Catcher ini. Gak tau kenapa ada hal-hal yang gak bisa di ceritain. ke ortu ataupun sahabat, karena setiap  mau cerita gak tau kenapa tenggorokan  terasa serak, dada terasa sesak, jadi..aku lebih memilih diam. Entah sampai kapan aku bisa memendam beban ini. Sungguh menyakitkan menghadapi ini, bahkan menjalani ini. Tapi, aku merasa ini lebih menyakitkan kalau orang lain tau. Jadi..aku lebih memilih untuk diam dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa.
Terkadang aku cerita sama Bobo (boneka beruang), padahal percuma juga dia kan gak bisa denger -__- .Tapi setidaknya aku ngerasa berkurang aja bebannya. hahaha...gak nyambung yaa sama judulnya yang "Dream Catcher" hhhmm..entahlah ~
oiya, ini photonya..



Selasa, 29 Oktober 2013

Rain

I miss you when the rain falls. just like today
I miss you so deeply ~

Minggu, 27 Oktober 2013

nasihat...(renungkan :') )

papa pernah bilang...
tidak peduli bagaimana kamu di fitnah
seberapa menyakitkannya itu
seberapapun sakitnya kamu di khianati
semenyakitkan apapun kamu di sakiti
sebagaimanapun kamu di pandang rendah

tidak peduli..
bagaimana orang menyebutmu dengan kata-kata kasar
dengan kata-kata binatang
seberapa besarnya mereka merendahkanmu
seberapa besarnya mereka melecehkanmu

cara untuk membalasnya..
adalah untuk tetap diam dan bersabar, kuatkan hati, banyak berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah. InsyaAllah itu semua bikin doa kamu sama Allah gak ada jaraknya.
terus belajar dan memperbaiki diri. terus belajar demi masa depan. ingat  tujuan yang udah kamu buat untuk merantau ke kota yang jauh.
apa pun yang terjadi sekarang adalah pembelajaran buat jadi lebih baik

jika menangis akan mengurangi rasa sedih itu, menangislah..menangislah sepuas-puasnya hingga kamu lelah, menangis hingga air mata kamu kering. tapi...bangkitlah esok harinya.
karena kebaikan selalu datang di pagi hari. tidak kah sayang sekali rasanya menyia-nyiakan kesempatan besar di pagi hari ?
buatlah diri kamu di masa depan bersyukur kepada diri kamu di saat ini atas apa yang kamu lakukan, jangan buat diri kamu di masa depan menyesal karena saat ini kamu tidak berbuat apapun. hanya terdiam merenungi nasib.

akan selalu datang pertolongan Allah. akan selalu datang di saat yang tepat.
tidak usah membalas apa yang orang lakukan sama kamu karena Allah tidak pernah buta, ia akan membalas apa yang akan di lakukan oleh hambanya sesuai perilaku hambanya

menangislah..jika itu di perlukan, dan bangkitlah. tatap masa depanmu. lihat langit yang begitu luas..
kamu bisa mengukir apa saja di sana. raih cita-cita setinggi mungkin. orang-orang yang sayang sama kamu akan selalu berada di sisi kamu. berjuanglah demi mereka dan jangan pernah berfikir akan orang-orang yang menjatuhkanmu. tetap semangat..!!!!

Kamis, 24 Oktober 2013

Really Miss Them

Ggimana yaa..??
Rasanya bener-bener mau pulang. Mungkin ini yang dirasakan sama anak-anak rantauan jauh yang mungkin gak bisa pulang klo bukan liburan panjang. Mungkin kendala di waktu sama ongkos? hehehe
Sudah 3 bulan semenjak aku balik ke kota rantauan ku ini, Malang. Kota yang khas akan kesejukan udaranya, keramahan penduduknya dan kota yang terkenal akan pendidikannya ini.
Tapi sayangnya...sejuknya malang tidak akan pernah bisa mengalahkan kesejukan suasana rumah, ramahnya penduduk malang tidak akan pernah bisa mengalahkan ramahnya orang rumah.

I miss it...
Aku kangen saat pagi hari, di saat masih sejuk, butiran embun memenuhi jendela kamarku,  suara siul burung,  suara mobil papa yang hendak ke kantor, suara berisiknya adek-adek yang rebutan kamar mandi, semua itu membangunkanku. Di sambut oleh pagi yang indah dan begitu aku bangkit dari kasurku sudah tersedia sarapan di meja dapur. Siapa lagi yang masak klo saja bukan mama tercinta.
Hal yang tidak bisa aku dapatkan di Malang ini.

I miss it...
Setelah mandi berjam-jam di kamar mandi, aku ikut mama ke pasar.
Banyak para pedagang yang menjajakan dagangannya. Banyak pula dari mereka yang berteriak-teriak menawarkan dagangannya agar lebih menarik para pembeli, ada yang memberi diskon besar-besaran (beli satu gratis satu) padahal harganya sudah di naikkan, ada pula yang membawa anak mereka, mengajarkan anak-anak akan beratnya arti hidup betapa pentingnya receh hingga receh yang mereka kumpulkan. Sungguh...hal yang tidak bisa aku lihat disini. Aku hanya tinggal menunjuk apa yang ingin aku makan dan mama akan membelikannya. Terkadang aku membeli jajanan pasar yang rasanya juga tidak kalah dengan makanan-makanan mahal di restaurant. Sebenernya banyak sekali yang bisa aku pelajari ketika melihat suasana itu. aku pun belajar bagaimana susahnya mencari uang. Melihat tukang parkir yang terus menjaga ketertiban pasar di bawah terik matahari. Kulit mereka gelap terbakar matahari, sangat memperlihatkan betapa berat beban hidup mereka. sungguh beruntungnya aku yang bisa memiliki apa yang aku inginkan.

I miss it...
Ketika usai dari pasar. aku biasa membantu mama di dapur. Ikut memotong sayuran dan mencuci sayuran, eh tapi aku gak boleh ikut masak, hanya bisa melihat. kata mama "ntar masakan mama ancur klo kamu ikutan. kamu liat aja gimana cara mama masak" hahahaha..sungguh aku ingin tertawa
bahkan terkadang, aku sama mama belanja ke mall juga Tanah Abang. kalo pun sebenernya aku lebih suka belanja di Tanah Abang. Toh harganya lebih bersahabat, pilihan lebih banyak dan kualitas juga gak kalah asalkan pandai menawar sajaa.
I really miss it..
Ketika semua keluargaku berkumpul di ruang tengah, bercanda, saling cerita seharin ini ngapain aja bahkan hal-hal prinadi seperti percintaan (untuk kasus ini hanya aku yang bercerita). Kadang pula hingga malam, di saat semuanya tertidur lelap, aku sama papa jalan-jalan muter-muter Tangerang naik motor Phantomnya. entahlah..aku berasa keren setiap naik motor itu ~
kadang pula hanya makan mie rebus sambil nonton uji nyali, hehehe. I miss it, I really do :'(

Aku tahu...
Aku pergi untuk kembali. Aku pergi untuk berusaha mengejar cita-cita ini. Membawa prestasi yang luar biasa membanggakan sehingga ketika aku kembali aku tidak mengecewakan mereka. Aku ingin membuktikan..bahwa keringat mereka mengais rezeki demi aku tidak akan pernah sia-sia. Sungguh aku minta maaf karena belum bisa membanggakan, aku minta maaf karena masih egois. Sungguh, aku ingin merubah sifat ini..
Really miss you all... my father, my mother, my brothers, and my sister